Kompasnews,Jakarta – Semangat perang melawan narkoba terus menyala di lingkungan Pemasyarakatan. Komitmen itu kembali ditegaskan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, yang tidak hanya memperkuat pengawasan di dalam lapas, tetapi juga mengambil peran aktif dalam gerakan nasional pemberantasan narkoba.
Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Kepala Bidang Administrasi, Keamanan dan Ketertiban (Adkamtib), Yulius Jum Hertantono, hadir mewakili Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, dalam Apel Kebangsaan dan Launching Program “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba” yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas)
Kegiatan yang diikuti berbagai unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat ini menjadi simbol kolaborasi untuk memperkuat pertahanan moral dan sosial terhadap ancaman narkoba di Ibu Kota.
Semangat kebersamaan dalam apel tersebut senada dengan capaian Lapas Cipinang sepanjang tahun 2025, yang berhasil menggagalkan enam upaya penyelundupan barang terlarang, termasuk narkotika dan alat komunikasi ilegal. Dari hasil penggagalan itu, petugas mengamankan lebih dari 600 gram sabu, 160 gram ganja, serta satu unit telepon genggam yang disembunyikan dalam kemasan tisu oleh pengunjung. Seluruh barang bukti telah diamankan dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Polri dan BNN sesuai prosedur hukum.
Yulius menyampaikan bahwa Kepala Lapas Cipinang menegaskan perang melawan narkoba bukan sekadar tugas aparat, melainkan panggilan moral seluruh insan Pemasyarakatan.























