Dalam sambutannya yang dipandu oleh Gubernur Herman Deru, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pondok pesantren.
“Saya berharap nantinya ke depan antara pemerintah dan pondok bisa saling berkolaborasi dalam mewujudkan program-program pemerintah,” kata Gibran.
Ia juga berpesan agar para santri dapat mengadopsi kurikulum berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) untuk mempersiapkan diri di era digital. Sebagai bentuk dukungan, Wakil Presiden menyerahkan bantuan sejumlah laptop kepada pesantren. Acara yang dihadiri sekitar 700 orang ini pun berlangsung lancar.
BACA JUGA: Sigap, Polisi Polda Sumsel Selamatkan Anggota TNI yang Tumbang di Depan Mako Ditlantas
Laporan tersebut menyebutkan, Wakil Presiden tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pukul 07.30 WIB dan langsung menuju lokasi. Seluruh rangkaian kegiatan, dari bandara, lokasi panen, hingga ponpes, diawasi ketat oleh aparat kepolisian dari Polres Banyuasin dan Polsek Tanjung Lago, bersama dengan TNI.
Kapolsek Tanjung Lago melaporkan, situasi keamanan selama kunjungan berlangsung di wilayah hukumnya dalam keadaan aman dan kondusif hingga Wapres meninggalkan lokasi menuju Sentra Budi Perkasa Palembang pada pukul 10.57 WIB.

















