“Mari kita jadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk semakin mencintai Rasulullah SAW sekaligus memperkuat ukhuwah. Perbanyak sholawat, jaga silaturahmi dan jangan mudah terpecah oleh perbedaan, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui akhlak dan kepedulian kepada sesama,” ujar Rizal Bawazier
Dari Kauman Menjadi Pesan Kebersamaan
Antusiasme ribuan jamaah menunjukkan kuatnya tradisi syiar sholawat di Kota Pekalongan. Mereka hadir bukan hanya untuk mengikuti pengajian, tetapi juga mempererat silaturahmi dan merawat kebersamaan.
Dari Kauman, pesan religius pun menggema: cinta Rasul, persaudaraan dan kerukunan harus terus dijaga.
“Mari kita bawa semangat Maulid ini dalam kehidupan sehari-hari. Saling menghormati, saling membantu dan bersama-sama menjaga kedamaian. Semoga masyarakat Pekalongan dan sekitarnya semakin guyub, rukun dan penuh keberkahan,” Ungkap Rizal
Kauman Bersholawat, Pekalongan Bersatu Cinta Rasul Menjadi Energi Untuk Merawat Persaudaraan. ( Ragil).



















