KOMPASNEWS,JAKARTA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali tegaskan komitmennya dalam memerangi narkoba melalui langkah tegas dan terukur dengan memperketat pengawasan dan memastikan seluruh jajaran bersih dari penyalahgunaan narkotika. Pada Jumat (28/11), sebanyak 128 pegawai menjalani tes urine sebagai bagian dari penguatan integritas dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja.
Kegiatan ini dilakukan secara serentak dan diawasi langsung oleh jajaran pengamanan. Selain pemeriksaan, seluruh pegawai juga mendapatkan sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Timur mengenai bahaya narkoba, modus penyalahgunaan terbaru, serta pentingnya menjaga integritas sebagai petugas pemasyarakatan. Sosialisasi tersebut menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang harus diperangi dari dalam, dimulai dari keteladanan pegawai.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa perang melawan narkoba merupakan prioritas tanpa kompromi. “Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi narkoba di lingkungan Lapas Cipinang. Tes urine ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wujud komitmen kami untuk memastikan seluruh pegawai bersih, profesional, dan berintegritas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.





















