Dirinya menambahan , Dengan jumlah anggota keluarga dan porsi makan yang banyak, uang Rp.100 ribu, tidak cukup untuk sehari, apa lagi untuk satu minggu. Jadi, menurutnya satu minggu bisa menghabiskan uang belanja antara Rp 800 ribu sampai Rp. 1 juta, itupun belum termasuk jika beli makanan di luar atau jajanan anak -anaknya.
“Jika beli makanan matang di luar nasi atau beras, itu kan Rp.40 ribu sampai Rp.60 ribu hanya menang dapat macam-macam lauknya,” terangnya.
Melambungnya harga kebutuhan pokok di tengah – tengah kesulitan mendapatkan penghasilan bagi Masyakarat menengah ke bawah,membuat mereka harus pintar mengelola keuangan keluarga, salah satunya dengan membuat jajanan dari hasil inovasi masakan sendiri, seperti yang dilakukan Diyah.
“Untuk jajanan disamping mahal jika beli di supermarket,juga saya kuwatir dengan bahannya, akhirnya anak saya yang perempuan sering saya ajak bikin jajanan sendiri dari bahan singkong, ketela atau tempe,” tutupnya.( Ragil).
















