KOMPASNEWS,Jakarta –
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tengah mengembangkan aplikasi SIM-RISK (Sistem Informasi Manajemen Risiko) yang dirancang untuk mempermudah satuan kerja dalam proses identifikasi dan pengelolaan risiko. Pembangunan aplikasi ini dilakukan bekerja sama dengan PT Bengkel Web Indonesia sebagai mitra pengembang.
Aplikasi SIM-RISK akan menjadi alat bantu utama dalam penerapan manajemen risiko di lingkungan Kemenimipas. Melalui aplikasi ini, proses pengisian dan pelaporan manajemen risiko dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi, menggantikan cara manual yang selama ini digunakan.




















