Pelaksanaan layanan ini dipercayakan kepada Primkopasindo Lapas Cipinang, yang menggandeng PT MKJ sebagai mitra penyedia teknologi dan operasional. Kolaborasi ini menciptakan sistem yang profesional, transparan, dan terintegrasi. Waris, selaku Ketua Primkopasindo, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga mutu layanan dan memastikan mekanisme pengawasan berjalan dengan ketat.
“Kami memastikan seluruh layanan berjalan sesuai prosedur, tanpa penyalahgunaan. Setiap aktivitas komunikasi tercatat dan diawasi secara sistematis demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, JKI, yang rutin menggunakan layanan Wartelsuspas, mengungkapkan rasa syukurnya. “Saya sangat bersyukur bisa tetap berkomunikasi dengan keluarga. Rasanya lebih tenang dan bersemangat menjalani hari-hari di sini. Wartelsuspas membantu kami menjaga hubungan dengan orang-orang terdekat, dan itu berarti sekali bagi kami,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Keberlanjutan operasional Wartelsuspas ini menjadi bukti bahwa Lapas Cipinang tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pemulihan sosial, kemanusiaan, dan kesejahteraan emosional Warga Binaan. Program ini sejalan dengan nilai PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel) serta mendukung pelaksanaan 13 Program Akselerasi Pemasyarakatan yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Melalui kolaborasi strategis ini, Lapas Cipinang menegaskan diri sebagai lembaga pemasyarakatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tanggap terhadap kebutuhan kemanusiaan — menghadirkan layanan yang bukan hanya patuh hukum, tetapi juga menghidupkan kembali rasa kemanusiaan di balik tembok pemasyarakatan. ( Ragil)

















