“Kami ingin memastikan bahwa program pendidikan bagi WBP tidak berhenti pada penyerahan bahan ajar saja. Dengan adanya pendampingan secara langsung, kami berharap proses belajar dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi WBP,” ujar Akbar.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menciptakan program pembinaan yang lebih optimal. Keterlibatan peserta Maganghub Kemnaker diharapkan dapat memberikan suasana pembelajaran yang positif sekaligus mendukung WBP dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya.
“Pendidikan adalah bagian penting dari proses pembinaan. Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi yang dapat mendukung WBP untuk terus belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Rutan Pemalang berharap program pendidikan bagi WBP dapat terus berjalan secara konsisten. Selain memberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan, kegiatan belajar juga menjadi bagian dari proses pembinaan dalam mempersiapkan WBP agar memiliki bekal yang lebih baik untuk menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidananya. ( Ragil).

















