Tim gabungan media online Talamau yang mengunjungi lokasi membenarkan kondisi tersebut. Tidak hanya soal status tanah, kondisi fisik bangunan pun sangat mengkhawatirkan:
Bagian atap/loteng banyak rusak dan rapuh- Fasilitas MCK sudah tidak layak digunakan- Anak-anak terpaksa menggunakan parit untuk kebutuhan buang air
Harapan besar kami, pihak terkait segera mencarikan solusi agar SDN 10 ini bisa berkembang dan maju ke depannya,” ujar Kepala Sekolah dengan penuh harap.
Kondisi ini menuntut perhatian serius Dinas Pendidikan, Pemerintah Kabupaten, serta seluruh pemangku kepentingan agar hak anak-anak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan layak dapat terpenuhi.
(Dedi Syahrial)








