KOMPASNEWS, JAKARTA– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Daerah Khusus Jakarta terus memperluas akses layanan kesehatan bagi Warga Binaan dan masyarakat. Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, bakti kesehatan yang diawali dengan skrining sehari sebelumnya dilanjutkan dengan tindakan operasi katarak bagi peserta yang memenuhi kriteria medis di Rumah Sakit EMC Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (11/8).
Berdasarkan hasil skrining, sebanyak 61 Warga Binaan dari sejumlah Lapas dan Rutan di wilayah DK Jakarta serta 25 masyarakat umum dinyatakan memenuhi kriteria medis untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Rangkaian bakti kesehatan sebelumnya juga mencakup Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap 2.097 Warga Binaan, sebagai bagian dari penguatan deteksi dini dan pemetaan kondisi kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Wachid Wibowo, menegaskan bahwa jajaran Pemasyarakatan terus mengawal pelayanan kesehatan agar tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi berlanjut hingga tindakan medis sesuai kebutuhan.
“Kami memastikan Warga Binaan yang berdasarkan hasil skrining membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat memperoleh tindakan medis sesuai kebutuhannya. Pada saat yang sama, manfaat kegiatan ini juga menjangkau masyarakat. Inilah pelayanan yang ingin terus kami dorong, tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata,” tegas Wachid.


















