Lebih lanjut, Rendi mengajak seluruh insan media untuk menjadikan Isra Miraj sebagai titik balik dalam membangun jurnalisme yang mencerdaskan, menenangkan, dan mempersatukan bangsa.
“Pers tidak boleh kehilangan arah. Media harus menjadi cahaya di tengah gelapnya disinformasi, bukan justru memperkeruh keadaan. Semangat Isra Miraj harus menjadi kompas moral dalam setiap produk jurnalistik yang kita hasilkan,” tegasnya.
Menutup pesannya, Rendi berharap peringatan Isra Miraj dapat memperkuat integritas insan pers serta menumbuhkan kesadaran bahwa tugas jurnalistik bukan sekadar profesi, melainkan panggilan moral untuk melayani kepentingan publik.
















