KOMPASNEWS,PEMALANG – Momentum bulan Ramadan 2026, kondisi tukang tambal ban di jalur Pantura (Pantai Utara) Pemalang ,Jawa Tengah ,cenderung mengalami penurunan aktivitas atau sepi pada awal dan pertengahan bulan puasa.
Ada beberapa penyebab yang membuat para Pemilik Kompresor besar ini, usahanya mengalami kelesuan di bulan puasa ini antara lain,
Pengalihan Arus ke Tol kendaraan berat dan pribadi banyak beralih ke jalan tol (seperti Tol Trans Jawa) untuk mengurangi kepadatan di jalur arteri Pantura, terutama di wilayah seperti Batang hingga Pemalang.
Slamet ( 40 ) Seorang warga Sirangkang, kecamatan Petarukan Pemilik beberapa tempat usaha tambal ban yang sudah menggeluti usahanya selama 14 Tahun, di jalur Pantura, mengaku tidak hanya bulan puasa saja,usaha tambal dan tambah anginnya sekarang tidak seperti dulu,
“Dulu dari 3 tempat tambal ban yang saya punya, pendapatan bersih 500 – 700 ribu saya dapat, sekarang 400 ribu masih dipotong untuk operasional dan lainnya,” Keluhnya,pada Senin ( 2/3 ).
Dirinya menjelaskan bahwa, Pembatasan Truk Sumbu Tiga di jalur arteri yang memaksa kendaraan berat masuk ke tol atau berkurang drastis di jam-jam tertentu.

















