“Kami terbuka apabila ada masukan dari warga maupun petani. Kalau ada bagian dari sistem pengelolaan limbah yang perlu diperbaiki, tentu akan kami evaluasi dan benahi,”
lanjutnya.
Meski demikian, pihak MBG Beji 2 menyadari pentingnya pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan dan menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar. Pengelola berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi dan pemeriksaan kondisi di lapangan secara objektif.
Pihak MBG Beji 2 menuturkan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk merugikan masyarakat maupun mengganggu aktivitas pertanian. Pengelolaan limbah akan terus diperhatikan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar lokasi dapur MBG.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak MBG Beji 2 berharap informasi mengenai dugaan pencemaran tidak berkembang menjadi kesimpulan sepihak sebelum dilakukan pengecekan secara langsung. Jika diperlukan, pihak pengelola menyatakan siap berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kondisi saluran irigasi dan sistem pengelolaan limbah di lapangan. ( Ragil).

















