KOMPASNEWS,PEMALANG – Didorong keinginan kuat memiliki pemimpin yang amanah, ratusan warga Desa Sungapan, Kecamatan Pemalang, menggelar aksi simpatik dengan patungan uang bersama untuk membiayai pendaftaran Waindun sebagai calon Kepala Desa (Kades) setempat. Langkah ini menurut Naser salah seorang warga desa setempat diambil murni atas inisiatif masyarakat yang merasa figur tersebut merupakan sosok paling tepat untuk memimpin desa, namun terkendala keterbatasan biaya administrasi .
“Kami warga Desa Sungapan merasa terdorong untuk membantu secara gotong royong demi bisa mewujudkan mempunyai pemimpin yang amanah dan merakyat, sehingga walaupun dengan cara kuntengan atau patungan kami dorong saudara kami Waindun untuk mendaftar calon kades hingga sampai menang,” tutur Naser, Sabtu ( 29/8).
Suasana haru sekaligus penuh semangat gotong royong menyelimuti posko pemenangan di Desa Sungapan pada akhir pekan ini. Lembaran uang pecahan sepuluh ribu hingga seratus ribu rupiah tampak dikumpulkan warga di dalam sebuah kotak kayu.Koordinator aksi warga Naser mengungkapkan bahwa gerakan ini lahir secara spontan dari obrolan warung kopi. Warga merasa khawatir figur jujur dan merakyat yang mereka dambakan gagal maju dalam bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) hanya karena masalah biaya pendaftaran dan operasional.
“Ini murni gerakan arus bawah. Kami tidak ingin sosok yang kami kehendaki mundur hanya karena tidak punya modal materi. Biarlah materi itu kami yang tanggung bersama, karena yang kami butuhkan adalah dedikasi dan kejujuran beliau untuk membangun Sungapan,” ungkap Naryo,warga Sungapan lainya.


















