KOMPASNEWS – Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting bagi insan pers untuk kembali menata arah dan nurani. Pemimpin Redaksi Kompasnews, Rendi, menegaskan bahwa peristiwa agung tersebut bukan hanya perjalanan spiritual Rasulullah SAW, melainkan juga pesan universal tentang kepemimpinan, amanah, dan tanggung jawab moral.
Rendi menilai, di tengah derasnya arus informasi, disrupsi digital, serta maraknya berita sensasional, pers dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga beradab. Nilai-nilai itulah yang, menurutnya, tercermin kuat dalam makna Isra Miraj.
“Isra Miraj adalah perjalanan keimanan yang meneguhkan bahwa kebenaran tidak selalu mudah, tetapi harus diperjuangkan. Jurnalisme sejati lahir dari keberanian menjaga kebenaran, meski berada di tengah tekanan dan godaan,” ujar Rendi, Jumat, 16 Januari 2026.
Ia menekankan bahwa perintah salat yang diterima Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa Isra Miraj merupakan fondasi kedisiplinan spiritual yang relevan dengan etos kerja jurnalistik. Konsistensi, ketepatan, dan kejujuran, kata dia, adalah nilai yang harus terus dijaga oleh media agar tetap dipercaya publik.
















