Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat Banyuasin untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman.
Safari Ramadan tersebut turut dihadiri Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H., Wakil Bupati Netta Indian, S.P., Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, Dandim 0430/Banyuasin Letkol Inf. Handoyo Yudi Prasetyo, Kajari Banyuasin Erni Yusnita, serta sejumlah pimpinan instansi daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.
Bupati Banyuasin menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolda Sumsel yang dinilai semakin memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.
Kabupaten Banyuasin sendiri memiliki potensi besar di sektor ketahanan pangan serta sumber daya alam, menjadikannya salah satu wilayah strategis di Sumatera Selatan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan tali asih kepada 10 penerima bantuan sosial, di antaranya marbot masjid, anak yatim, pemandi jenazah, penggali kubur, purnawirawan Polri, warakawuri, santri pondok pesantren, serta anggota Polri dan PNS Polri.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari program kepemimpinan Kapolda Sumsel dalam membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Kegiatan ini mencerminkan komitmen Kapolda Sumsel untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus memastikan kesiapan seluruh jajaran Polri dalam mengamankan Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Musi 2026,” ujar Kombes Pol Nandang.
Melalui konsolidasi kekuatan daerah yang dilakukan sejak awal Ramadan, Polda Sumsel optimistis pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

















