Ketua Primkopasindo Lapas Cipinang, Waris, menjelaskan bahwa Latucipmart dirancang sebagai gerai pajang produk pembinaan dengan harga yang kompetitif dan kualitas yang terjaga. Hal ini menjadi langkah konkret koperasi dalam mendukung pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui skema koperasi dan UMKM.
“Kami siap mendukung dan membantu memasarkan produk hasil keterampilan Warga Binaan. Melalui koperasi, produk-produk ini diharapkan semakin dikenal, memiliki nilai ekonomi, dan berkelanjutan,” ujar Waris.
Keberadaan Latucipmart juga mendapat respons positif dari pengunjung. Salah satu pengunjung, Djamaludin, mengungkapkan bahwa fasilitas tersebut sangat membantu selama menjalani kunjungan. “Tempatnya tertata rapi, pelayanannya baik, dan kebutuhan yang dicari tersedia. Ini sangat memudahkan kami sebagai pengunjung,” ungkapnya.
Melalui pengelolaan Primkopasindo Latucipmart yang profesional dan berorientasi pelayanan, Lapas Cipinang menegaskan komitmennya menghadirkan fasilitas pendukung yang nyaman, transparan, dan humanis. Upaya ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai bagian dari pemasyarakatan yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat.( Ragil).

















