Meski demikian, tim menemukan kendala di lapangan, yaitu adanya serangan hama ulat pada pangkal batang jagung. Temuan ini menjadi perhatian serius untuk segera diatasi guna mencegah kerugian dan memastikan hasil panen yang optimal.
Dengan perawatan yang intensif dan penanganan hama yang tepat, hasil panen jagung dari lahan ini diperkirakan dapat dipanen pada bulan Desember 2025. Keberhasilan program ketahanan pangan ini diharapkan tidak hanya mendukung kebijakan nasional, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat di sekitar lahan.
Keterlibatan aktif Polri dalam sektor ketahanan pangan ini menunjukkan komitmen nyata dalam mengawal program-program strategis pemerintah, sekaligus mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat melalui kegiatan yang produktif.
















