Selain razia, pihak lapas juga mengintensifkan sosialisasi kepada warga binaan mengenai bahaya penggunaan handphone ilegal, dampak buruk narkoba, serta pentingnya menolak segala bentuk pungli. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif warga binaan dalam menjaga ketertiban di lingkungan lapas.
Langkah tegas ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum setempat yang turut bersinergi dalam menjaga keamanan. Dengan adanya program Zero Halinar, Lapas Kelas IIA Kendal berharap dapat menjadi contoh bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam mewujudkan sistem pembinaan yang bersih, transparan, dan berintegritas.
Melalui upaya berkelanjutan ini, Lapas Kendal optimistis dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya aman, tetapi juga mendukung proses pembinaan warga binaan menuju pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat. ( Ragil).
















