Menyusul kejadian tersebut, Kapolres Pekalongan mengerahkan tim bantuan dari Satreskrim serta personel Brimob Subden B Pelopor Pekalongan untuk memperkuat proses penangkapan.
Kasat Resnarkoba Polres Pekalongan, Iptu Albertus Sudaryono, S.H., membenarkan adanya aksi perlawanan yang sangat membahayakan itu.
Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial A alias Werog yang diduga berperan menjadi bandar narkoba dan menjadi sasaran pencarian petugas.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf melalui Kabag Ops Kompol M. Farid Amirullah didampingi Kasat Narkoba Iptu Sudaryono dan Kasat Reskrim AKP Danang Sri Wiratno menjelaskan, penggrebekan ini dilakukan, karena sebelumnya terjadi perlawanan oleh pelaku.
“Awalnya kita mengamankan 2 orang tersangka kasus narkoba di wilayah Kedungwuni. Kemudian kita melakukan pengembangan di wilayah hukum polres Pekalongan Kota. Namun saat hendak kita geledah, 3 orang lelaki dewasa dilokasi melakukan perlawanan dengan senjata tajam berupa parang dan melakukan penembakan yang diketahui ternyata softgun”, jelasnya.
Farid menambahkan, saat penggeledahan pertama, kaca mobil anggota terkena tembakan dan kendaraan mengalami rusak.
“Sayangnya, saat anggota meminta bantuan, beberapa pelaku dan istri dari tersangka berhasil kabur dan saat ini tengah kami kejar”, imbuhnya.
Saat ini, dua tersangka dan satu orang tersangka yang baru diamankan, di keler ke mapolres Pekalongan, guna pemeriksaan lebih lanjut.( Ragil)

















