Kepala sekolah SMP negeri 1 Petarukan Purwaningsih, S.pd,M.pd mengungkapkan, bahwa apresiasi atas dedikasi ketiga guru tersebut menjadi teladan bagi dirinya dan jajaran tenaga pendidik di sekolah yang dipimpinnya.
“Kami tentu merasa kehilangan dengan adanya purna bakti ini. Beliau bertiga merupakan sosok yang telah memberikan keteladanan dan pengabdian luar biasa. Semangat serta dedikasi yang telah diberikan akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi dunia pendidikan.” ujar KS SMPN 1 Petarukan,pada Minggu ( 6/9 ).
Sementara itu, momen pelepasan tersebut juga menjadi kesempatan bagi keluarga besar sekolah untuk menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa agar para guru yang memasuki masa pensiun senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan dan kesempatan menikmati masa purna tugas bersama keluarga.
Bukan Akhir dari Silaturahmi
Memasuki masa pensiun bukan berarti berakhirnya hubungan kekeluargaan. Justru, kenangan selama menjalankan tugas di SMPN 1 Petarukan menjadi bagian penting yang akan terus melekat.
Pemberian cinderamata pun menjadi simbol bahwa setiap perjuangan dan pengabdian memiliki tempat tersendiri di hati keluarga besar sekolah.
Dengan penuh rasa hormat, keluarga besar SMPN 1 Petarukan mengucapkan selamat memasuki masa purna tugas kepada Ana Sumaryati, Rohmani dan Semeru Arief Wibowo.
Terima kasih atas ilmu, keteladanan dan pengabdian yang telah diberikan. Purna tugas bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal menikmati hasil perjuangan bersama keluarga.( Ragil).

















