“Menyantuni anak yatim bukan sekadar bentuk kepedulian sosial, tetapi juga amanah agama untuk memuliakan mereka” Ujar Rizal saat dikonfirmasi,pada Jum’at malam ( 3/7 ).
Dirinya menambahkan,bahwa gelar budaya bulan Muharram atau Suronan ini terasa bertambah istimewa, Karena kita juga melestarikan warisan seni budaya daerah disamping acara santunan anak yatim,
“Kami berharap, kebahagiaan yang kita hadirkan malam ini, untuk Anak -anak,dapat menjadi pemantik semangat bagi mereka untuk terus belajar dan menggapai cita-cita,” tutupnya.
Senada dengan hal tersebut, Tokoh Budayawan Pemalang Nur Hersom, mengungkapkan apresiasinya kepada Anggota DPR -RI Rizal Bawazier dan seluruh masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan acara tersebut ,
Menurutnya, menggabungkan pentas budaya dengan amal kebaikan adalah cara terbaik untuk mengenalkan tradisi luhur kepada generasi muda.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Rizal Bawazier, yang telah mendukung penuh acara pentas budaya santunan anak yatim, juga terima kasih kepada warga masyarakat yang telah support penuh sehingga acara bisa berjalan lancar,” Tuturnya.
Acara pentas budaya dan santunan anak yatim yang sudah berjalan kali yang ke delapan ini, ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Tokoh Agama setempat ,memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat. Senyum ceria yang terpancar dari wajah anak-anak yatim menjadi bukti nyata bahwa indahnya berbagi di bulan Muharram mampu menciptakan kehangatan yang tak ternilai harganya. ( Ragil)






















