“Melalui panen raya ini, kami berupaya berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan dengan memberdayakan warga binaan melalui kegiatan produktif dan bernilai ekonomi. Selain menjadi bekal keterampilan, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa Lapas mampu menjadi bagian dari solusi atas tantangan nasional,” ujar Ary, pada Minggu ( 12/4).
Budidaya ikan nila salin yang dikembangkan di kolam SAE ini merupakan pembinaan kemandirian di bidang perikanan. Proses pemeliharaan ikan nila ini dilakukan oleh warga binaan asimilasi yang telah mendapatkan pelatihan, mulai dari penebaran benih, pemberian pakan, hingga pengelolaan kualitas air.
Baca Juga : Lima Warga Binaan Lapas Kendal Terima Remisi Khusus Natal Tahun 2025
Hasil panen sebanyak setengah ton kali ini, akan disalurkan melalui vendor bahan makanan (Bama) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada Lapas Semarang dan UPT Pemasyarakatan di wilayah semarang raya.( Ragil).





















