Bupati juga sempat mengingatkan tentang dinamika global yang berkembang cepat turut memengaruhi kondisi ekonomi lokal, sehingga diperlukan data yang akurat dan mutakhir agar kebijakan tetap relevan dan tepat sasaran.
Selanjutnya Ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja dengan semangat, keikhlasan, serta menjaga integritas data demi kemajuan bersama.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Bojongbata Mirza Agus Faishal mengatakan, Dirinya merasa bersyukur kelurahan Bojongbata menjadi salah satu lokus pencanangan program Desa Cinta Statistik
”Kami di Kelurahan Bojongbata menyambut dengan rasa syukur dan bertanggung jawab penuh atas ditunjuknya wilayah kami sebagai salah satu Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026, tentunya sejalan dengan arahan Bupati, dalam pencanangan di Sasana Bhakti Praja,” ujar Mirza pada Sabtu malam ( 2/5 ).
Ia menambahkan jika pihak kelurahan Bojongbata akan selalu berkomitmen dan akan menjadikan Data sebagai Navigasi utama dalam setiap kebijakan Pembangunan,
“Kami berkomitmen untuk menjadikan data sebagai navigasi utama dalam setiap kebijakan pembangunan,Bagi kami data yang valid bukan sekadar angka, melainkan pondasi untuk memastikan pelayanan publik dan program kesejahteraan masyarakat tepat sasaran.” Tutupnya.
Program Desa Cantik merupakan bagian dari amanat undang-undang dalam memperkuat sistem statistik nasional, serta mendukung kebijakan Satu Data Indonesia, khususnya melalui peningkatan kualitas data di tingkat desa.
Tujuan utama program ini meliputi peningkatan literasi dan kesadaran pengelolaan data di desa, standarisasi pengelolaan data statistik, serta optimalisasi pemanfaatan data untuk perencanaan pembangunan. ( Ragil).

















