Program tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan sekaligus pembekalan kemandirian bagi warga binaan yang tengah menjalani masa asimilasi.
Kegiatan penebaran bibit tidak hanya melibatkan petugas, tetapi juga mengikutsertakan warga binaan secara aktif.
Kalapas Kendal Ary Nirwanto menegaskan, bahwa keterlibatan narapidana dalam proses ini bertujuan agar mereka memiliki keahlian praktis yang dapat digunakan setelah bebas nanti.
“Kami tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas pembinaan,Jika tambak ini berhasil, akan menjadi bukti bahwa Lapas mampu bertransformasi menjadi pusat edukasi ekonomi produktif bagi masyarakat,” terangnya..( Ragil).

















