Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak Lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Nanun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah.
“Kita hidup di zaman yang berat, dunia bergerak cepat. Namun kita tidak boleh takut karena kita harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak nuda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. ltulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih dan empati yang mencintai tanah air dengan tíndakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang,” kata Kasi Pers mengutip sambutan tertulis Erick Thohir.
Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden, “Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal, kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya,”.
Mari kita jaga api perjuangan ini. Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Demi Indonesia Raya yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.
















