Polemik ini sebelumnya sempat memicu kegaduhan dan kritik tajam dari netizen di media sosial. Hal itu terjadi akibat kurangnya komunikasi awal serta transparansi informasi mengenai alasan pemilihan atlet yang akan dikirim mewakili Kabupaten Pemalang.
Dindikpora berharap dengan adanya klarifikasi ini tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat terkait proses pemberangkatan atlet dan dapat mendukung bersama prestasi olahraga Kabupaten Pemalang di tingkat provinsi.
Sorotan terhadap kontingen tenis meja Pemalang mencuat setelah beredar pertanyaan di kalangan masyarakat maupun pemerhati olahraga terkait proses seleksi dan penentuan atlet yang berhak mewakili daerah dalam ajang POPDA Jawa Tengah,
Isu tersebut kemudian berkembang menjadi dugaan adanya campur tangan pihak tertentu atau yang kerap disebut sebagai orang dalam dalam proses pemberangkatan atlet.
Namun demikian, tudingan tersebut tidak serta-merta dapat dianggap sebagai fakta. Diperlukan penjelasan dan data yang jelas mengenai mekanisme seleksi, dasar penetapan atlet, hingga proses administrasi pemberangkatan kontingen.( Ragil).

















