“Aksi kolaboratif ini menjadi bukti, tantangan cuaca tidak menyurutkan komitmen Yayasan Amal Bakti Cibelok, untuk menebar kebaikan di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” imbuh Ar Rahman.
Sementara itu, meski sempat terkendala hujan, distribusi takjil berlangsung cepat dan tertib begitu cuaca memungkinkan. Para pengendara yang melintas menyambut antusias paket berbuka yang dibagikan para relawan di sepanjang jalur utama. Kegiatan tersebut memperkuat nilai gotong-royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Inisiator Gerakan Raya Ramadan Nusantara ini menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sebatas seremoni tahunan, Akan tetapi sebagai bentuk konsistensi gerakan sosial yang dibangun secara kolektif. Dan keterlibatan lintas komunitas membuat dampak aksi sosial menjadi jauh lebih terasa. Maka dari itu, kegiatan serupa akan kembali dilakukan pada tanggal 10 Maret 2026 mendatang.
“Berbagi takjil sudah menjadi Agenda rutin,tapi yang membedakan, kami selalu membuka ruang kolaborasi dengan pihak lain, Melalui semangat ini, bukan hanya persaudaraan yang terbangun namun dampaknya lebih luas, baik dari sisi waktu, tenaga maupun materi,” tutupnya. ( Ragil).




















