“Kawan di sini banyak serangan hama tikus, jadi bisa gagal panen untuk tahun ini,” ujarnya,Rabu ( 10/12).
Diketahui, beberapa waktu lalu Dinas Pertanian telah melakukan upaya pemberantasan hama melalui kegiatan gerebek tikus di sejumlah lokasi.
Namun, tindakan tersebut dinilai belum memberikan hasil maksimal, karena populasi tikus di persawahan masih terus bertambah dan menyerang tanaman warga.
Para petani berharap ada langkah cepat dan terukur dari pemerintah daerah maupun dinas terkait untuk mengatasi masalah ini, sehingga kerugian tidak semakin besar dan ketahanan pangan di wilayah Pemalang tetap terjaga.( Ragil).
















