Dari 15 mahasiswa yang berada di sungai, enam orang terseret arus deras. Sembilan mahasiswa lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Kepala Seksi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Kendal, Iwan Sulistyo, mengonfirmasi data korban, 4 mahasiswa ditemukan meninggal dunia (MD) dan dua lainnya masih dalam pencarian, Diantara 4 Korban meninggal ada 2 Mahasiswa asal Pemalang yaitu Riska Amelia (21) asal Desa Penusupan , Kecamatan Randudongkal dan
Syifa Nadilah (21) asal Desa Gombong, Kecamatan Warungpring Pemalang ditemukan meninggal dunia,kemudian
Muhammad Labib Risqi (21) asal Pekalongan ditemukan (MD)
Nabila Yulian Dessi Pramesti (21) asal Bojonegoro ditemukan
Muhammad Jibril Asyarofi (21) asal Jepara belum ditemukan
Bima Pranawira (21/L) asal Gresik belum ditemukan
Upaya Pencarian dan Respon Kampus
Proses pencarian terhadap dua korban yang tersisa, Muhammad Jibril Asyarofi dan Bima Pranawira, terus dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kendal, Basarnas Semarang, TNI/Polri, relawan, dan warga setempat. Upaya pencarian sempat terkendala oleh kondisi arus yang masih deras dan air sungai yang keruh.
Terpisah,Istighumazah ( 40 ) seorang warga Desa Penusupan, Kecamatan Randudongkal, saat dihubungi melalui sambungan teleponya membenarkan jika Almarhum Riska Amelia merupakan warga Desa Penusupan,
” Iya betul almarhum Riska dulu satu angkatan pada saat SD dengan anak saya, anaknya baik tidak sombong dan juga pinter,” ungkap Istighumazah, pada Rabu ( 5/11 ).
Masih menurutnya, jenazah almarhum Riska dibawa dengan menggunakan mobil ambulance, sampai ke Desa Penusupan sekitar pukul 24.00 Wib, dan rencananya akan dimakamkan hari ini.( Ragil).

















