Cedera Pinggang (Lumbar Strain)

by -3 views

Cedera Pinggang (Lumbar Strain)

Cedera pinggang (lumbar strain), atau yang disebut juga sebagai weight lifter’s back, merupakan cedera yang terjadi pada punggung bagian bawah, dimana terjadi kerusakan pada tendon dan otot yang kencang dan terasa nyeri.

PENYEBAB

Trauma bisa menyebabkan cedera pada tendon dan otot di punggung bagian bawah, misalnya pada olahraga atau kecelakaan, dimana terjadi benturan hebat secara tiba-tiba. Olahraga yang bisa menyebabkan terjadinya cedera pinggang (lumbar strain) antara lain :

  • olahraga yang mendorong dan menarik, misalnya pada olahraga angkat beban atau football
  • olahraga yang melakukan gerakan memutar pada punggung secara tiba-tiba, misalnya tenis, basket, baseball, dan golf.

Ada beberapa faktor risiko terjadinya cedera pada pinggang (lumbar strain), yaitu kelengkungan tulang punggung bagian bawah yang berlebihan, panggul yang terlalu maju, otot punggung dan atau otot perut yang lemah, serta otot hamstring yang kencang.

Pemanasan penting dilakukan sebelum olahraga. Tanpa pemanasan, otot punggung tidak cukup mendapatkan peregangan sebelum melakukan olahraga. Akibatnya, bisa terjadi cedera pada otot pinggang.

Cedera otot pinggang menyebabkan terjadinya regangan atau robekan pada otot-otot besar di punggung bagian bawah. Akibatnya, terjadi peradangan pada jaringan yang terkena dan spasme otot.

Cedera Pinggang (Lumbar Strain)

GEJALA

Setiap individu bisa mengalami gejala yang berbeda, tergantung dari keparahan cedera yang terjadi. Gejala-gejala yang sering terjadi,antara lain :

  • Nyeri punggung bawah yang muncul secara tiba-tiba
  • Spasme punggung bagian bawah, yang menimbulkan nyeri yang lebih hebat
  • Punggung bagian bawah terasa nyeri jika disentuh
  • Ketidakstabilan sendi
  • Gangguan fungsi otot yang terkena
  • Pembengkakan
  • Kekakuan
  • Berkurangnya gerakan punggung

Pada awalnya nyeri yang muncul tidak terlalu berat, sehingga penderita masih bisa melanjutkan aktivitasnya. Otot dan tendon yang robek selanjutnya akan mengalami peradangan dan membengkak. Sekitar 2-3 jam kemudian, bisa terjadi spasme otot yang menyebabkan nyeri hebat. Setiap gerakan punggung akan memperberat rasa nyeri, sehingga penderita seringkali memilih posisi meringkuk, seperti bayi dalam rahim.

DIAGNOSA

Diagnosis didasarkan dari gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Jika punggung bagian bawah disentuh, maka akan terasa sakit. Rasa nyeri semakin hebat jika penderita membungkuk.

PENGOBATAN

Pemberian terapi tergantung dari berbagai faktor, seperti usia, kondisi kesehatan secara keseluruhan, riwayat medis, keparahan cedera yang terjadi, toleransi terhadap pengobatan atau tindakan tertentu, serta pilihan penderita.

Terapi yang diberikan dapat berupa :

  • Istirahat
  • Kompres es dan penekanan pada punggung
  • Setelah keadaaan membaik, bisa dilakukan latihan untuk memperkuat otot-otot perut (yang membantu menstabilkan punggung), serta latihan untuk meregangkan dan memperkuat otot punggung.
  • Edukasi untuk menggunakan dan memakai peralatan perlindungan yang sesuai
  • Obat-obatan, misalnya obat anti-peradangan

REFERENSI

– Johns Hopkins Medicine. Lumbar Strain (Weight Lifter’s Back).

http://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/mens_health/

lumbar_strain_weight_lifters_back_85,P00947/

Leave a Reply

Your email address will not be published.