Cedera Bola Mata

by -3 views

Cedera Bola Mata

Kebanyakan luka di sekitar mata lebih mengenai kelopak mata dibandingkan bola mata. Luka yang mengenai bola mata, kebanyakan dangkal dan kecil. Meskipun begitu, beberapa luka mengenai bagian putih mata (sklera) atau bagian transparan pada permukaan mata (kornea), dan menembus ke bagain dalam mata. Beberapa luka dapat menyebabkan pecahnya bola mata. Bola mata juga dapat pecah akibat trauma tumpul yang keras. Beberapa luka bisa benar-benar merusak struktur yang diperlukan untuk penglihatan. Luka pada mata juga berisiko untuk mengalami infeksi di dalam mata (endophthalmitis).

PENYEBAB

Luka pada mata dapat disebabkan oleh trauma tajam atau trauma tumpul yang keras pada bagian mata.

Cedera Bola Mata

GEJALA

Kebanyakan orang dengan bola mata yang pecah hampir tidak bisa melihat. Mata seringkali benar-benar berubah dan pupil dapat berubah bentuk seperti tetesan air mata. Kadangkala terdapat cairan yang keluar dari mata.

DIAGNOSA

Adanya luka pada mata memerlukan evaluasi segera oleh dokter spesialis mata.

PENGOBATAN

Operasi perbaikan seringkali diperlukan, kecuali untuk beberapa luka yang hanya mengenai membran mukosa tipis yang melindungi kornea (konjungtiva). Sebelum operasi, antibiotik diberikan untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi di dalam mata. Antibiotik diberikan melalui pembuluh darah (intravena). Pemberian salep mata harus dihindari. Pelindung mata ditempelkan di atas mata untuk menghindari tekanan yang tidak disengaja yang bisa menekan keluar isi mata melalui luka yang ada. Jika diperlukan, obat-obat untuk menghilangkan rasa mual bisa diberikan untuk mencegah muntah. Obat tetes mata untuk melebarkan pupil diberikan untuk membantu mencegah terbentuknya jaringan parut pada bagian berwarna mata (iris). Obat-obat untuk mengatasi nyeri diberikan melalui pembuluh darah atau, jika operasi perbaikan tidak diperlukan, diberikan melalui mulut.

Bahkan setelah semua terapi medis dan pembedahan yang dapat dilakukan, luka yang serius bisa menyebabkan hilangnya penglihatan sebagian atau total. Pada kasus yang sangat jarang, setelah luka serius pada bola mata (atau luka akibat operasi mata), mata yang tidak terluka menjadi meradang (sympathetic ophtalmia), yang bisa mengakibatkan hilangnya penglihatan sebagian atau bahkan kebutaan jika dibiarkan dan tidak diobati. Seringkali, kortikosteroid tetes, pil, dan suntikan bisa mencegah reaksi ini dengan efektif. Dokter mungkin akan mengangkat mata yang rusak, yang tidak dapat diperbaiki lagi (irreversible), untuk mencegah terjadinya sympathetic ophthalmia.

REFERENSI

– C, Kathryn. Lacerated Eyeball. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

http://www.merckmanuals.com/home/injuries_and_poisoning/injuries_to_the_eye/lacerated_eyeball.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.