KOMPASNEWS, PEMALANG –
Ketan pencok atau ketan pelit karena porsi ukurannya yang sedikit, merupakan jajanan tradisional khas Pemalang yang memadukan gurihnya ketan dengan taburan serundeng kelapa manis.
Kudapan legendaris ini kerap disajikan hangat menggunakan daun pisang dan dipercaya oleh masyarakat setempat dapat membantu memulihkan stamina atau meredakan badan meriang.
Salah satu pedagang ketan pencok yang cukup terkenal di wilayah Pemalang perkotaan adalah Runah ( 45 ), penjual ketan yang selalu ditunggu pembeli tersebut biasa menggelar dagangannya di pasar Tradisional, Bojongbata, Pemalang.
Salah satu penikmat jajanan jadul dari beras ketan ini adalah Medi ( 65 ), pria tua ini terlihat lebih muda dari usianya dan selalu tampil energik, mengaku harus ada ketan pencok, disetiap sarapan paginya bersama secangkir kopi,sambil menikmati tarikan gurih rokoknya,
“Saya makan ketan pencok semenjak tahun 70-an saat saya sekolah SD, memang ada yang kurang saat sarapan pagi tidak ada makanan itu,” tuturnya, pada Senin ( 1/6 ).


















