Gatal Anus (Pruritus ani)

by -1 views

Gatal Anus (Pruritus ani)

Gatal Anus (Pruritus ani) adalah rasa gatal yang timbul di sekitar anus.

PENYEBAB

Gatal di sekitar anus (pruritus ani) dapat disebabkan oleh :

  1. Kelainan kulit, misalnya psoriasis dan dermatitis atopik
  2. Reaksi alergi, misalnya dermatitis kontak yang disebabkan oleh bahan obat bius yang dioleskan di kulit, berbagai jenis salep atau bahan kimia dalam sabun
  3. Makanan tertentu seperti rempah-rempah, buah jeruk, kopi, bir dan kola, juga tablet vitamin C
  4. Jasad renik seperti jamur dan bakteri
  5. Infestasi parasit seperi cacing kremi dan skabies atau pedikulosis
  6. Antibiotik, terutama tetracyclin
  7. Penyakit-penyakit, seperti kencing manis atau penyakit hati, kelainan anus (misalnya tanda di kulit atau skin tags, kriptitis, pengeringan fistula) dan kanker (contohnya penyakit Bowen)
  8. Tingkat kebersihan yang buruk, yang meninggalkan kotoran yang mengiritasi atau penggosokan dan penggunaan sabun yang berlebihan
  9. Kelembaban ataupun keringat yang berlebihan karena pemakaian stoking, baju dalam yang ketat (terutama pakaian dalam yang bukan katun), kegemukan dan cuaca yang panas
  10. Siklus kecemasan-gatal-kecemasan.

Penderita wasir luar yang besar bisa menderita gatal-gatal karena daerah ini kebersihannya sulit dijaga.

Gatal Anus (Pruritus ani)

GEJALA

Timbul gatal-gatal di daerah sekitar anus.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala.

PENGOBATAN

Setelah buang air besar, daerah anus sebaiknya dibersihkan dengan kain penyerap yang sebelumnya dilembabkan dengan air hangat.
Pemberian bedak bayi yang terlalu sering dapat mengurangi kelembaban.

Bisa juga digunakan krim kortikosteroid untuk mengurangi peradangan yang terjadi , sperti Methylprednisolone, Desonide , Hydrocortisone, Betametasone , Desoxymethasone , Triamcinolone acetonide

Pemberian krim anti jamur seperti Miconazole , Ketoconazole, Clotrimazole , Econazole , Bifonazole , Butoconazole , Isoconazole , Sertaconazole , Tioconazole , Fluconazole , Itraconazole , Terconazole , Terbinafine dapat berupa obat oles atau suppositoria (obat yang dimasukkan melalui ubur).

Makanan yang dapat menyebabkan gatal-gatal anus hendaknya dihindari.

Pakaian hendaknya longgar dan terbuat dari katun.

Jika keadaan tidak membaik dan dicurigai suatu kanker, bisa dilakukan pemeriksaan terhadap contoh jaringan kulit.

Antihistamin (misalnya Antihistamin ( Hydroxyzine hydrochloride , Diphenhydramine , isothipendyl , Tripelennamine , Cetirizine, Chlorpheniramine, Desloratadine, Loratadine, cyproheptadin) bisa mengendalikan rasa gatal,
Antihistamin biasanya tidak diberikan dalam bentuk olesan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan reaksi alergi.

REFERENSI

Leave a Reply

Your email address will not be published.