Foto Sinar-X Pada Tulang Belakang

by -2 views

Foto Sinar-X Pada Tulang Belakang

Pemeriksaan foto sinar-X pada tulang belakang merupakan pemeriksaan untuk melihat gambaran tulang belakang dengan menggunakan sinar-X. Pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk melihat apakah terdapat kelainan pada tulang belakang, misalnya dislokasi ruas tulang belakang, tumor, patah tulang, atau kelainan kelengkungan tulang belakang.

Pememeriksaan foto sinar-X pada tulang belakang bisa dibagi menjadi 4 bagian :

  • Foto sinar-X servikal (tulang leher)
  • Foto sinar-X thorakal (tulang punggung)
  • Foto sinar-X lumbosakral (tulang pinggang)
  • Foto sinar-X sakrum/koksigeus

Skeletal spine

Sumber : http://health.allrefer.com

Foto sinar-X tulang belakang yang paling sering dilakukan adalah foto sinar-X servikal dan lumbosakral.

PENYEBAB

Pemeriksaan foto sinar-X pada tulang belakang bisa dilakukan karena beberapa alasan seperti :

  1. Untuk menemukan penyebab timbulnya rasa nyeri, baal, atau kelemahan
  2. Untuk melihat apakah terdapat radang sendi (artritis) di tulang belakang dan degenerasi diskus yang terletak diantara ruas tulang belakang
  3. Untuk melihat apakah terdapat cedera pada tulang belakang, misalnya patah tulang atau dislokasi
  4. Untuk melihat apakah tulang belakang mengalami gangguan akibat penyakit lainnya, misalnya infeksi atau tumor
  5. Untuk melihat apakah terdapat kelainan kelengkungan tulang belakang, misalnya skoliosis
  6. Untuk melihat apakah terdapat kelainan bawaan sejak lahir (kelainan kongenital), misalnya spina bifida
  7. Untuk melihat perubahan pada tulang belakang setelah pembedahan

Foto Sinar-X Pada Tulang Belakang

GEJALA

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan pemeriksaan :

  • Informasikan ke dokter atau tenaga medis jika terdapat riwayat paparan radiasi sebelumnya, misalnya pernah rontgen atau CT scan. Risiko pemeriksaan berhubungan dengan akumulasi paparan radiasi yang didapat dari berbagai pemeriksaan atau pengobatan selama waktu tertentu.
  • Katakan pada dokter atau tenaga medis jika sedang hamil atau kemungkinan hamil. Paparan radiasi saat kehamilan bisa menyebabkan terjadinya cacat bawaan. Pemeriksaan foto sinar-X tidak boleh dilakukan pada wanita hamil, terutama pada usia kehamilan tiga bulan pertama, kecuali manfaat pemeriksaan lebih besar dari risiko pemaparan janin terhadapa sinar-X. Jika pemeriksaan sangat penting untuk dilakukan, maka akan diberikan pengamanan khusus untuk meminimalkan paparan radiasi pada janin.
  • Katakan pada dokter atau tenaga medis jika dalam 4 hari sebelumnya telah melakukan pemeriksaan foto sinar-X dengan menggunakan zat kontras barium. Barium akan tampak dalam foto sinar-X dan akan menyulitkan pemeriksaan untuk mendapatkan gambaran tulang belakang bagian bawah (lumbal)yang jelas.
  • Pemeriksaan foto sinar-X tulang belakang tidak membutuhkan puasa dan bisa dilakukan tanpa perlu dirawat inap, kecuali merupakan bagian dari pemeriksaan pasien saat rawat inap.

DIAGNOSA

Hal-hal yang terjadi pada saat pemeriksaan :

  • Tenaga medis yang melakukan pemeriksaan akan menjelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan. Utarakan pertanyaan, jika ada, mengenai prosedur yang akan dilakukan.
  • Pakaian, perhiasan atau benda yang mungkin bisa mengganggu pemeriksaan harus dilepas.
  • Pakaian khusus akan diberikan untuk digunakan selama pemeriksaan.
  • Anda akan diposisikan pada meja pemeriksaan. Bagian tulang belakang yang akan diperiksa berada di antara mesin sinar-X dan film.
  • Bagian tubuh yang tidak difoto bisa ditutupi dengan pelindung (apron) untuk menghindari paparan sinar-X
  • Petugas yang memeriksa (radiologist) akan meminta Anda untuk tidak bergerak pada posisi tertentu selama beberapa saat, yaitu ketika paparan sinar-X diberikan. Hal ini penting untuk dilakukan, karena gerakan bisa mengaburkan gambar yang didapat, sehingga pemeriksaan mungkin perlu diulang untuk mendapatkan gambar yang jelas.
  • Pancaran sinar-X akan difokuskan pada area yang akan difoto
  • Beberapa foto rontgen tulang belakang mungkin membutuhkan beberapa posisi yang berbeda.
  • Jika foto sinar-X dilakukan untuk memastikan adanya cedera, maka perlu dilakukan tindakan untuk mencegah terjadinya cedera lebih lanjut, misalnya dengan memasang penyangga leher jika diduga terdapat fraktur (patah) tulang leher.
  • Petugas yang memeriksa akan berada di belakang jendela pelindung saat gambar diambil

Pemeriksaan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Rasa tidak enak atau nyeri mungkin bisa timbul saat mempertahankan posisi selama pemeriksaan, terutama pada kasus dimana terdapat cedera atau riwayat prosedur invasif sebelumnya, misalnya pembedahan.

PENGOBATAN

Setelah pemeriksaan selesai, biasanya tidak ada penanganan khusus yang diberikan. Tetapi mungkin ada instruksi tambahan yang diberikan oleh dokter, tergantung dari kondisi masing-masing.

Spine X-ray

Sumber : http://www.dailymail.co.uk

Apa yang dimaksud dengan hasil yang normal?

Tulang belakang tidak tampak ada patah tulang, dislokasi, kelainan lengkung tulang belakang, atau kelainan lainnya.

Apa yang dimaksud dengan hasil abnormal?

Hasil foto sinar-X menunjukkan adanya kelainan, seperti penggeseran letak ruas tulang belakang, patah tulang belakang, kelainan kelengkungan tulang belakang (kifosis, skoliosis, atau lordosis), kelainan kongenital, atau tumor.

REFERENSI

– Johns Hopkins Medicine. X-rays of the Spine, Neck, or Back

http://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/test_procedures/orthopaedic/x-

rays_of_the_spine_neck_or_back_92,P07645/

– S, Howard. Spinal X-Ray. Web MD. 2011. http://www.webmd.com/back-pain/

guide/spinal-x-ray

Leave a Reply

Your email address will not be published.