Eritema Nodosum

by -3 views

Eritema Nodosum

Eritema Nodosum adalah suatu peradangan yang menyebabkan terbentuknya benjolan merah yang lunak (nodul) di bawah kulit; paling sering ditemukan diatas tulang kering, tetapi kadang menyerang lengan dan bagian tubuh lainnya.

PENYEBAB

Eritema nodosum seringkali bukan merupakan suatu penyakit tersendiri, tetapi merupakan tanda dari beberapa penyakit lainnya atau merupakan suatu sensitivitas (kepekaan) terhadap suatu obat.
Yang paling sering terserang penyakit ini adalah dewasa muda dan bisa terjadi kekambuhan.

Pada anak-anak, penyakit ini paling sering timbul setelah pilek atau nyeri tenggorokan, terutama jika penyebabnya adalah bakteri streptokokus.

Pada dewasa, penyebab yang paling sering ditemukan adalah infeksi streptokokus dan sarkoidosis.
Penyebab lainnya adalah:

  • Lepra
  • Koksikioidomikosis
  • Histoplasmosis
  • Tuberkulosis
  • Psitakosis
  • Limfogranuloma venereum
  • Kolitis ulserativa.

    Penyakit ini juga bisa merupakan suatu reaksi terhadap obat, terutama antibiotik yang mengandung sulfa, yodium, bromida dan pil KB.

  • Eritema Nodosum

    GEJALA

    Nodul eritema nodosum biasanya muncul diatas tulang kering, tampak seperti memar yang menonjol, yang secara bertahap warnanya akan berubah dari pink menjadi coklat kebiruan.
    Nodul ini bisa menimbulkan nyeri.

    Penderita mengalami demam dan nyeri persendian; kelenjar getah bening di dada kadang membesar.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya dan hasil pemeriskaan fisik.
    Untuk memperkuat diagnosis bisa dilakukan biopsi.

    PENGOBATAN

    Obat yang diduga menjadi penyebab terjadinya eritema nodosum, segera dihentikan pemakaiannya.

    Tirah baring bisa mengurangi nyeri.

    Jika tidak ditemukan infeksi maupun obat sebagai penyebabnya, bisa diberikan aspirin , naproxen, indometacin, ibuprofen untuk mengurangi nyeri dan demam

    Jika hanya ditemukan beberapa nodul bisa diobati dengan menyuntikkan corticosteroid langsung ke dalam nodul.
    Jika nodulnya banyak, kadang diberikan tablet corticosteroid.

    REFERENSI

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.