Erisipeloid

by -2 views

Erisipeloid

Erisipeloid merupakan infeksi kulit akibat bakteri yang berkembang secara perlahan.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah bakteri Erysipelothrix rhusiopathiae. Bakteri ini ditemukan pada ikan, burung, mamalia, dan kerang-kerangan. Manusia biasanya terinfeksi melalui luka yang terjadi ketika mengolah produk-produk binatang (misalnya daging, unggas, ikan, kerang-kerangan, tulang atau kulit kerang).

Erisipeloid

GEJALA

Seminggu setelah terinfeksi Erysipelothrix rhusiopathiae, akan muncul daerah merah keunguan yang keras dan menonjol pada bagian kulit yang mengalami cedera, disertai rasa gatal, panas, dan juga pembengkakan. Yang paling sering terkena adalah tangan. Daerah yang terkena akan membengkak secara perlahan. Meskipun biasanya infeksi akan mereda tanpa pengobatan, tetapi nyeri dan hambatan dalam menggunakan tangan bisa berlangsung hingga 2-3 minggu. Infeksi kadang menyebar ke aliran darah dan dapat sampai ke persendian atau katup jantung.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya, didukung oleh lingkungan penderita yang menyebabkan terjadinya infeksi. Untuk memastikan diagnosis bisa dilakukan pemeriksaan biakan (kultur) bakteri dari kerokan kulit daerah yang terkena.

PENGOBATAN

Penyakit ini diobati dengan pemberian antibiotik. Suntikan Penicillin dosis tunggal atau Erythromycin per-oral selama 1 minggu dapat menyembuhkan infeksi. Jika infeksi sampai mengenai persendian atau katup jantung, maka diperlukan pemberian antibiotik intravena dalam waktu yang lebih lama.

REFERENSI

– B, Kevin. Erysipeloid. Medline Plus. 2012. http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/

article/000632.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published.