Episkleritis

by -2 views

Episkleritis

Episkleritis adalah suatu peradangan pada episklera (jaringan yang terletak di antara sklera dan konjungtiva).

Sklera terdiri dari serat-serat jaringan ikat yang membentuk dinding putih mata yang kuat. Sklera dibungkus oleh episklera yang merupakan jaringan tipis yang banyak mengandung pembuluh darah untuk memberi makan sklera. Di bagian depan mata, episklera terbungkus oleh konjungtiva.

Sumber :http://www.aafp.org

PENYEBAB

Penyebab episkleritis tidak diketahui, tetapi dapat berhubungan beberapa penyakit peradangan sistemik, seperti reumatoid artritis, lupus, atau rosacea; atau penyakit lain seperti sifilis, herpes zoster, tuberkulosis, dan sindroma Sjogren.

Episkleritis

GEJALA

Episkleritis terjadi pada dewasa muda dan lebih banyak mengenai wanita dibandingkan pria. Biasanya peradangan hanya mengenai daerah kecil pada bola mata dan menimbulkan area berwarna merah, terkadang agak kuning, dan menonjol. Mata menjadi nyeri dan mengalami iritasi, agak berair, dan terjadi sedikit peningkatan sensitivitas terhadap cahaya terang. Keadaan ini cenderung untuk menghilang dan dapat berulang.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan mata.

PENGOBATAN

Terapi biasanya tidak diperlukan. Biasanya dalam waktu 1-2 minggu penyakit ini akan menghilang dengan sendirinya. Untuk mempercepat penyembuhan bisa diberikan obat tetes mata kortikosteroid atau obat anti-peradangan non-steroid per oral (diminum).

REFERENSI

– R, Melvin. Episcleritis. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

http://www.merckmanuals.com/home/eye_disorders/conjunctival_and_scleral_disorders/

episcleritis.html

– V, Linda. Episcleritis. MedlinePlus. 2012.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001019.htm

– Wilmer Eye Institute. Episcleritis. The Johns Hopkins University.

http://www.hopkinsmedicine.org/wilmer/conditions/episcleritis.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.