Dermatitis pada Telinga Bagian Luar

by -2 views

Dermatitis pada Telinga Bagian Luar

Dermatitis pada telinga bagian luar ditandai dengan adanya rasa gatal, terkelupasnya kulit, pecah-pecah pada kulit, serta pembengkakan.

PENYEBAB

Dermatitis pada telinga bisa terjadi sebagai suatu reaksi alergi, misalnya akibat alergi pada anting-anting yang mengandung nikel dan sejumlah produk kecantikan (hairspray, lotion, dan cat rambut). Dermatitis jenis ini disebut dermatitis kontak.

Dermatitis telinga juga bisa terjadi secara spontan pada beberapa orang yang memiliki keadaan yang menyerupai dermatitis (misalnya serboroik dan psoriasis). Dermatitis jenis ini bisa disebut juga sebagai eksim pada telinga.

Dermatitis pada Telinga Bagian Luar

GEJALA

Kedua jenis dermatitis menimbulkan gejala-gejala berupa :

  • gatal
  • kemerahan pada telinga
  • telinga berair
  • kulit telinga mengelupas
  • warna kulit telinga menjadi lebih gelap
  • kulit telinga pecah-pecah dan terasa sakit

Iritasi dan pecah-pecah pada kulit bisa menyebabkan terjadinya infeksi bakteri (otitis eksterna akut), yang biasanya menimbulkan gejala nyeri pada telinga.

DIAGNOSA

Diagnosa didasarkan dari gejala-gejala yang ada dan hasil pemeriksaan fisik. Selain itu, dibantu juga dengan adanya riwayat medis penderita (misalnya memiliki psoriasis atau dermatitis seboroik) atau adanya riwayat penggunaan bahan-bahan yang bisa memicu terjadinya reaksi alergi pada penderita.

PENGOBATAN

Dermatitis kontak bisa diatasi dengan cara memberikan krim yang mengandung kortikosteroid (misalnya krim betametason 0.1%) untuk mengurangi pembengkakan dan rasa gatal. Hindari penggunaan kapas pembersih, air, dan bahan-bahan lain yang bisa mengiritasi telinga. Faktor pemicu terjadinya reaksi alergi harus dikenali sehingga dermatitis dapat dicegah, misalnya pemakaian anting-anting berbahan tertentu dan mungkin juga alat bantu dengar.

Dermatitis eksim pada telinga dapat diatasi dengan memberikan tetes telinga yang mengandung alumunium asetat (larutan Burow) sesering yang dibutuhkan. Rasa gatal dan pembengkakan bisa diredakan dengan pemberian krim kortikosteroid. Untuk telinga yang mengalami peradangan hebat, mungkin bisa diberikan kortikosteroid minum (misalnya prednison).

Jika daerah yang terkena mengalami infeksi bakteri, maka bisa diberikan salep atau obat tetes antibiotik.

REFERENSI

– K, Bradley W. Dermatitis of the Ear Canal. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

http://www.merckmanuals.com/home/ear_nose_and_throat_disorders/outer_ear_disorders/

dermatitis_of_the_ear_canal.html

– K, Bradley W. Dermatitis of the Ear Canal. The Merck Manual. 2012.

http://www.merckmanuals.com/professional/ear_nose_and_throat_disorders/external_ear_

disorders/dermatitis_of_the_ear_canal.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.