Dermatitis Kronis Pada Tangan & Kaki

by -1 views

Dermatitis Kronis Pada Tangan & Kaki

Dermatitis Kronis pada tangan dan kaki adalah peradangan dan iritasi menahun yang terjadi pada tangan dan kaki.

PENYEBAB

Dermatitis kronis pada tangan biasanya terjadi sebagai akibat kontak berulang dengan zat kimia; dermatitis kronis pada kaki biasanya terjadi sebagai akibat dari lingkungan yang hangat dan lembab di dalam kaos kaki dan sepatu.

Dermatitis kontak adalah salah satu jenis dermatitis kronis pada tangan, biasanya terjadi akibat iritasi oleh zat-zat kimia (misalnya sabun) atau karena gesekan dari sarung tangan.

Infeksi jamur merupakan penyebab tersering dari adanya erupsi kulit di kaki, terutama yang berupa lepuhan kecil atau ruam merah yang dalam.
Kadang penderita infeksi jamur menahun di kaki menderita dermatitis di tangannya karena reaksi alergi terhadap jamur.

Dermatitis Kronis Pada Tangan & Kaki

GEJALA

Dermatitis kronis bisa menyebabkan kulit pada tangan dan kaki terasa gatal atau mengalami luka.

Pomfoliks adalah suatu keadaan menahun dimana lepuhan-lepuhan yang terasa gatal timbul di telapak tangan dan pinggiran jari-jari tangan, juga bisa ditemukan di telapak kaki.
Lepuhan ini seringkali bersisik, berwarna merah dan berair.
Pomfoliks kadang disebut dishidrosis.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejal-gejala dan hasil pemeriksaan fisik pada tangan dan kaki.

PENGOBATAN

Pengobatan dermatitis kronis tergantung kepada penyebabnya.
Pengobatan terbaik adalah menghindari zat kimia yang menyebabkan iritasi kulit.

Untuk mengatasi peradangan bisa digunakan krim corticosteroid. Krim atau salep corticosteroid biasanya bisa meringankan gejala-gejala dermatitis kontak yang ringan. Krim atau salep corticosteroid seperti Hydrocortisone, Betamethasone, Desonide, Mometasone, Triamcinolone bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal
Tablet corticosteroid kadang digunakan pada kasus yang berat.

Pada keadaan tertentu pemberian antihistamin bisa meringankan gatal-gatal.

Antihistamin (Hydroxyzine, Diphenhydramine, Isothipendyl, Tripelennamine, Cetirizine, Chlorpheniramine, Desloratadine, Loratadine, Cyproheptadine) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya.
Beberapa obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.

Pada luka yang terbuka bisa terjadi infeksi bakteri dan diobati dengan antibiotik seperti < Cephalexin, Cloxacillin, Penicillin, Clindamycin.
Jika penyebabnya adalah jamur, maka diberikan obat anti-jamur.

REFERENSI

Leave a Reply

Your email address will not be published.