Angiografi Pada Paru

by -1 views

Angiografi Pada Paru

Angiografi merupakan pemeriksaan pencitraan yang menggunakan sinar-x dan zat kontras khusus untuk melihat pembuluh darah arteri. Arteri merupakan pembuluh darah yang membawa darah keluar dari jantung. Dengan pemberian zat kontras, maka pembuluh darah akan tampak jelas pada foto sinar-x, sehingga dapat dilihat bagaimana ukuran, bentuk, dan juga percabangannya.

Angiografi paru merupakan suatu pemeriksaan angiografi, yang menggunakan zat kontras dan sinar-x, untuk mengevaluasi aliran darah pada paru-paru.

PENYEBAB

Pemeriksaan angiografi paru bisa dilakukan untuk berbagai keperluan, antara lain :

  • mendeteksi adanya emboli paru. Emboli paru merupakan sumbatan pada pembuluh darah arteri yang menyebabkan aliran darah ke paru-paru tiba-tiba berkurang. Emboli paru bisa disebabkan oleh bekuan darah, partikel lemak, udara, atau tumor.
  • mendiagnosa adanya malformasi arteri-vena pada paru-paru
  • mendeteksi adanya kelainan kongenital pada pembuluh darah paru
  • mendeteksi adanya penyempitan pembuluh darah paru
  • mendeteksi adanya aneurisma pembuluh darah arteri di paru-paru
  • mengukur tekanan di dalam pembuluh darah arteri, untuk mengetahui adanya hipertensi pulmoner, dimana tekanan darah di dalam pembuluh darah arteri paru-paru tinggi

Angiografi Pada Paru

GEJALA

Sebelum pemeriksaan dilakukan, ada beberapa hal yang harus diketahui :

  • Ada berbagai risiko yang bisa terjadi pada pemeriksaan angiografi paru :
    • gangguan irama jantung
    • reaksi alergi terhadap zat kontras
    • kerusakan pembuluh darah akibat jarum atau kateter yang harus dipasang
    • bekuan darah yang masuk ke paru-paru dan menyebabkan emboli
    • perdarahan hebat atau terbentuknya bekuan darah ditempat pemasangan kateter, yang bisa menyebabkan penurunan aliran darah ke tungkai
    • serangan jantung atau stroke
    • hematoma (pembengkakan akibat adanya akumulasi darah di tempat pemasangan jarum)
    • infeksi
    • cedera pada saraf di tempat pemasangan jarum
    • kerusakan ginjal akibat pemakaian zat kontras
  • Mungkin terdapat risiko lain yang bisa terjadi, tergantung dari kondisi medis masing-masing orang. Oleh karena itu, pastikan telah mendiskusikan pemeriksaan yang akan dilakukan dengan dokter yang menangani.
  • Informasikan ke dokter atau tenaga medis jika terdapat riwayat paparan radiasi sebelumnya, misalnya pernah rontgen atau CT scan. Risiko pemeriksaan berhubungan dengan akumulasi paparan radiasi yang didapat dari berbagai pemeriksaan atau pengobatan selama waktu tertentu.
  • Katakan pada dokter atau tenaga medis jika sedang hamil atau kemungkinan hamil, karena berisiko terjadi cacat bawaan.
  • Orang-orang yang memiliki alergi atau sensitif terhadap obat-obatan, zat kontras, yodium, atau lateks harus memberitahukannya pada dokter ataupun petugas medis yang ada.
  • Orang-orang dengan gagal ginjal atau masalah ginjal lainnya harus memberitahukannya terlebih dahulu pada dokter atau petugas medis yang memeriksa, karena mereka lebih rentan untuk mengalami kerusakan ginjal setelah mendapatkan paparan zat kontras.

DIAGNOSA

Persiapan yang harus dilakukan sebelum pemeriksaan bronkografi :

  • Dokter akan menjelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan. Utarakan pertanyaan, jika ada, mengenai prosedur yang akan dilakukan.
  • Anda akan diminta untuk menandatangani surat persetujuan dilakukannya tindakan. Bacalah dengan seksama dan tanyakan jika ada sesuatu yang belum jelas.
  • Beritahukan pada dokter ataupun petugas medis jika Anda memiliki alergi atau sensitif terhadap obat-obatan tertentu, obat anestesi, zat kontras, yodium, atau lateks.
  • Beritahukan pada dokter ataupun petugas medis jika Anda hamil atau mungkin hamil.
  • Beritahukan pada dokter tentang semua obat yang Anda konsumsi, termasuk supplemen herbal.
  • Beritahukan pada dokter jika Anda memiliki riwayat gangguan perdarahan atau jika Anda mengkonsumsi obat-obat pengencer darah, seperti aspirin, atau obat lain yang mengganggu pembekuan darah. Hal ini penting untuk dilakukan, karena sebaiknya obat-obat tersebut dihentikan sebelum tindakan dilakukan.
  • Anda akan diminta untuk berpuasa untuk waktu tertentu sebelum pemeriksaan dilakukan.
  • Anda juga akan diminta untuk melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui masa pembekuan darah.
  • Jika tindakan memerlukan obat sedatif, maka mungkin Anda memerlukan seseorang untuk mengantar pulang sesudah pemeriksaan selesai.
  • Persiapan lainnya mungkin diperlukan, tergantung kondisi medis masing-masing orang.
  • Waktu pemulihan pasca pemeriksaan bisa mencapai 12-24 jam, tergantung kondisi masing-masing pasien, untuk itu sebaiknya dilakukan persiapan untuk menginap di rumah sakit.

Hal-hal yang terjadi pada saat pemeriksaan bronkografi :

  • Dokter atau tenaga medis yang melakukan pemeriksaan akan menjelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan. Utarakan pertanyaan, jika ada, mengenai prosedur yang akan dilakukan.
  • Pakaian, perhiasan atau benda yang mungkin bisa mengganggu pemeriksaan harus dilepas.
  • Pakaian khusus akan diberikanuntuk digunakan selama pemeriksaan.
  • Anda akan diminta untuk buang air kecil terlebih dulu sebelum tindakan dilakukan
  • Jalur intravena akan dipasang di tangan
  • Anda akan diposisikan terlentang pada meja pemeriksaan
  • Alat-alat untuk memantau detak jantung, tekanan darah, laju pernafasan, dan kadar oksigen dalam darah akan dipasang selama tindakan berlangsung
  • Anda mungkin akan diberikan obat sedatif (penenang) ringan yang membantu untuk menjadi lebih relaks
  • Setelah kulit dibersihkan dan obat anestesi lokal diberikan, dibuat sayatan kecil untuk memasukkan jarum khusus pada pembuluh darah vena di daerah lengan atau lipat paha.
  • Kemudian kateter khusus dimasukkan melalui pembuluh darah tersebut dan perlahan-lahan didorong masuk, menuju ruang jantung bagian kanan dan kemudian ke arteri pulmonaris yang menuju ke paru-paru.
  • Tindakan ini dibantu oleh fluoroskopi (pemeriksaan sinar-x khusus untuk memandu masuknya kateter) yang ditampilkan di layar monitor
  • Zat kontras disuntikkan setelah kateter berada di tempat yang dituju
  • Saat zat kontras disuntikkan mungkin akan timbul rasa hangat (flushing) di tubuh, rasa besi atau asin di mulut, sedikit sakit kepala, mual dan atau muntah. Efek ini biasanya hanya berlangsung selama beberapa saat.
  • Anda harus mengatakan pada dokter atau petugas medis yang ada jika timbul rasa sesak, sulit bernafas, baal, berkeringat, atau jantung berdebar-debar.
  • Foto sinar-x diambil untuk melihat bagaimana zat kontras beredar di dalam pembuluh darah arteri paru-paru
  • Setelah pemeriksaan selesai, maka kateter akan dikeluarkan dan daerah tempat masuknya kateter akan ditekan untuk menjaga agar tidak terjadi perdarahan.
  • Setelah tempat tusukan berhenti berdarah, kemudian daerah tersebut akan di tutup dengan sedikit tekanan untuk mencegah perdarahan lebih lanjut atau terbentuknya bekuan darah di tempat tersebut.

PENGOBATAN

Hal-hal yang dilakukan setelah pemeriksaan angiografi paru selesai dilakukan :

  • Anda akan dipantau di ruang pemulihan, yaitu meliputi tanda-tanda vital, sirkulasi dan sensasi pada anggota gerak dimana kateter dimasukkan, serta keadaan daerah tempat suntikan.
  • Setelah tindakan Anda perlu berbaring datar. Tungkai atau lengan pada sisi suntikan perlu dijaga agar tetap lurus selama berada di ruang pemulihan.
  • Akan diberikan obat untuk mengurangi rasa nyeri atau tidak nyaman setelah tindakan.
  • Minumlah cairan yang cukup untuk membantu mengeluarkan zat kontras dari dalam tubuh.
  • Setelah tindakan selesai, Anda dapat makan seperti biasa, kecuali dokter mengatakan hal yang lain.

REFERENSI

– Johns Hopkins Medicine. Pulmonary Angiogram.http://www.hopkinsmedicine.org/

healthlibrary/test_procedures/pulmonary/pulmonary_angiogram_92,P07758/

– Q, Javed. Pulmonary Angiography. Medline Plus. 2012.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/003813.htm

– R, Kathleen. Angiogram of the Lung. Web MD. 2010.

http://www.webmd.com/lung/angiogram-of-the-lung

Leave a Reply

Your email address will not be published.